SALATIGA – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora UIN Salatiga bekerja sama dengan Fakultas Ushuluddin Institut Darul Qur’an (IDAQU) Jakarta sukses menggelar Seminar Nasional bertajuk “Kajian Living Qur’an (Era Klasik Hingga Era Digital)” pada Kamis, 22 Oktober 2026. Acara ini berlangsung secara khidmat di Aula Syariah UIN Salatiga.
Seminar nasional ini menghadirkan tiga pakar sebagai narasumber utama, yaitu Dr. K.H. Agus Ahmad Suaidi, Lc., M.A. (UIN Salatiga), Dr. Mohamad Mualim, Lc., M.A. (IDAQU Jakarta), dan Dr. M. Shofiyuddin, M.Hum. (UIN Salatiga). Jalannya diskusi dipandu secara interaktif oleh Farid Hasan, M.Hum. selaku moderator.
Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mengeksplorasi dan membedah transformasi Living Qur’an—yaitu bagaimana Al-Qur’an dihayati, dipraktikkan, dan direspon oleh masyarakat—mulai dari konteks klasik hingga adaptasinya di era digital modern saat ini. Para narasumber memaparkan materi teoretis dan teknis, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif bersama para peserta.

Penyelenggara berharap melalui forum akademis ini, para mahasiswa dan peneliti dapat terus mengembangkan studi Al-Qur’an yang responsif terhadap perkembangan zaman serta memperkuat sinergi kelembagaan antarperguruan tinggi Islam. Dampak positif dari kegiatan ini diharapkan dapat mendorong lahirnya riset-riset inovatif di bidang studi Islam dan Al-Qur’an berbasis teknologi informasi.
