“Berani Bingung”: Seminar Nasional Ngaji Filsafat Dorong Mahasiswa Merawat Nalar Reflektif

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Aqidah dan Filsafat Islam sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Ngaji Filsafat pada Rabu, 08 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi yang hangat dan reflektif bagi mahasiswa serta masyarakat akademik untuk kembali menempatkan filsafat sebagai sarana berpikir kritis di tengah arus zaman yang serba cepat.
Mengusung tema “Berani Bingung: Filsafat di Zaman yang Penuh Jawaban Cepat”, seminar ini berangkat dari kegelisahan bersama tentang bagaimana dunia hari ini sering kali menuntut kepastian instan, jawaban singkat, dan kesimpulan cepat, sementara proses berpikir yang mendalam justru kerap terpinggirkan. Melalui tema ini, peserta diajak untuk tidak alergi terhadap kebingungan, melainkan memaknainya sebagai bagian penting dari proses pencarian kebenaran.
Seminar ini menghadirkan Dea Anugrah, S.Fil, selaku CEO & Founder Malaka Project, sebagai pemateri utama. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa kebingungan bukanlah tanda kelemahan intelektual, melainkan awal dari kesadaran berpikir. Filsafat, menurutnya, hadir bukan untuk selalu memberi jawaban final, tetapi untuk melatih manusia bertanya secara jujur, kritis, dan bertanggung jawab atas pikirannya sendiri.
Diskusi berlangsung dinamis dengan antusiasme peserta yang tinggi. Berbagai pertanyaan dan tanggapan muncul, menunjukkan bahwa filsafat masih relevan sebagai alat refleksi di tengah realitas sosial, budaya, dan digital yang terus bergerak cepat. Forum ini menjadi bukti bahwa ruang-ruang dialog intelektual tetap dibutuhkan untuk merawat nalar kritis dan kepekaan berpikir.
Lebih dari sekadar agenda akademik, Seminar Nasional Ngaji Filsafat ini menjadi momentum untuk mempererat ikatan intelektual antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat luas. Kehangatan suasana, keterbukaan dialog, serta kedalaman materi menjadikan acara ini tidak hanya informatif, tetapi juga bermakna secara personal bagi para peserta.
HMPS Aqidah dan Filsafat Islam mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemateri, seluruh peserta, serta panitia yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan lancar dan penuh makna. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi untuk terus merawat tradisi berpikir kritis dan reflektif di lingkungan akademik.
Harapannya, di tahun-tahun mendatang, HMPS Aqidah dan Filsafat Islam dapat kembali menghadirkan tema-tema yang relevan dengan tantangan zaman serta pemateri yang tidak kalah inspiratif, guna terus menumbuhkan semangat berpikir yang kritis, aktif, dan berintegritas