SALATIGA – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUADAH) menggelar rapat koordinasi persiapan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) pada Senin sore (20/4) bertempat di Common Room Gedung FUADAH Kampus 2. Rapat yang berlangsung pukul 15.00 hingga 16.30 WIB ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas serta para Ketua Program Studi (Kaprodi) di lingkungan FUADAH.

Dalam pertemuan tersebut, Kaprodi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) memaparkan rencana strategis pelaksanaan KKL yang dijadwalkan berlangsung pada 28-30 April 2026. Berdasarkan hasil kajian mendalam tim internal prodi, BSA menetapkan Lembaga Nahdlatut Turats, Surabaya, sebagai destinasi utama kunjungan ilmiah tahun ini.

Fokus pada Manuskrip dan Karya Ilmiah

Pemilihan Surabaya sebagai lokasi KKL bukan tanpa alasan. Kaprodi BSA menegaskan bahwa agenda kali ini akan menitikberatkan pada penguatan kompetensi mahasiswa di bidang; pertama, Literasi Arab dan Nusantara, yaitu untuk mempelajari sejarah dan pelestarian teks-teks klasik.

Kedua, Dunia Kepenulisan, untuk memberikan wawasan praktis mengenai proses kreatif dan metodologi penulisan karya ilmiah maupun populer. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya melihat objek wisata, tetapi benar-benar mendalami khazanah literasi di Lembaga Nahdlatut Turats. Ini adalah langkah nyata untuk meningkatkan kualitas akademik dan kepekaan mahasiswa terhadap pelestarian turats,” ujar Kaprodi BSA di sela-sela rapat.

Sinergi Antar-Prodi

Rapat ini juga menjadi ajang koordinasi lintas prodi di FUADAH. Kehadiran para Ketua Prodi lainnya menunjukkan komitmen fakultas dalam memastikan standarisasi operasional dan keamanan mahasiswa selama perjalanan luar kota.

Dengan persiapan yang matang, diharapkan KKL tahun 2026 ini mampu menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa FUADAH, khususnya Prodi BSA, untuk berkontribusi lebih aktif dalam dunia literasi berbasis kearifan lokal dan nilai-nilai keislaman.