UPDATE KABAR SEPUTAR PRODI IAT

TRACER STUDY KOLABORATIF CDC UIN SALATIGA DAN PRODI IAT TAHUN 2026: Kuliah di FUADAH Jadi Apa? Proyeksi Lulusan Prodi IAT (Peluang dan Tantangan)

SALATIGA – Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) UIN Salatiga bekerja sama dengan Career Development Center (CDC) UIN Salatiga sukses menyelenggarakan webinar bertajuk “Kuliah di FUADAH Jadi Apa? Tracer Study dan Proyeksi Lulusan Prodi IAT (Peluang dan Tantangan)”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Google Meet pada Kamis, 11 Juni 2026 dan dihadiri oleh 100 peserta terdiri dari mahasiswa, alumni, dan stakeholder terkait.

Acara yang dipandu oleh moderator ini diawali dengan sambutan pembuka dari Bapak Ahmad Haris, M.A., dan Bapak Arifin selaku tim kreatif CDC UIN Salatiga. Dalam pembukaannya, pihak CDC menekankan pentingnya mahasiswa mengenali potensi diri dan mempersiapkan karir bahkan sebelum mengenakan toga wisuda.

Hadir sebagai narasumber utama, Bapak Farid Hasan, M.Hum., yang juga merupakan Ketua Program Studi IAT UIN Salatiga. Dalam paparannya, beliau berupaya mematahkan stereotip lama di masyarakat yang menganggap lulusan program studi keagamaan memiliki prospek karir yang linear dan sempit.

“Mahasiswa IAT saat ini dibekali dengan Core Competency yang sangat relevan dengan kebutuhan zaman. Selain integrasi keilmuan Sains dan Al-Qur’an, mahasiswa juga ditempa dengan kemampuan analisis teks, metodologi riset sosial, public speaking, hingga pemahaman teknologi informasi dan AI (Artificial Intelligence),” jelas Farid Hasan.

Lebih lanjut, beliau memaparkan berbagai peluang karir bagi alumni IAT yang sangat luas, mulai dari menjadi akademisi, peneliti, penyuluh agama, penghulu di Kemenag, guru Al-Qur’an dan Hadis, penulis buku, hingga pentashih mushaf Al-Qur’an. Beliau juga membagikan tips sukses menembus ujian ASN dan beasiswa studi lanjut di dalam maupun luar negeri.

Kegiatan ini juga menjadi ajang motivasi dengan menampilkan testimoni dan kiprah nyata para alumni IAT UIN Salatiga yang sukses. Di antaranya adalah Maria Ulfah, S.Ag. yang menjadi Pentashih Mushaf Al-Qur’an di Kemenag RI, MK Ridwan, M.A. yang berhasil meraih beasiswa LPDP di McGill University Canada, serta sejumlah alumni lainnya yang telah mengabdi sebagai ASN di berbagai kantor Kemenag daerah.

“Persaingan di dunia kerja bukan sekadar tentang di mana Anda kuliah dan berapa IPK Anda, namun sejauh mana Anda meng-upgrade kualitas diri Anda,” tegas Farid Hasan di akhir materi.

Melalui webinar ini, diharapkan mahasiswa IAT UIN Salatiga memiliki kepercayaan diri yang tinggi (self-confidence), mampu membaca peluang, dan konsisten dalam mengasah supporting skills seperti bahasa dan teknologi untuk menyongsong masa depan yang cerah.