SSalatiga, 27 April 2026 – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Hadis Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga kembali menunjukkan eksistensinya di kancah nasional dengan menghadiri undangan delegasi dalam acara Seminar Nasional serta Musyawarah Pusat yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Mahasiswa Tafsir Hadis (FKMTH) Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah (DIY-JATENG). Rangkaian kegiatan ini berlangsung pada tanggal 25 hingga 26 April 2026 bertempat di salah satu venue terpadu di wilayah Yogyakarta.
Seminar nasional yang digelar pada tanggal 25 April 2026 tersebut mengusung tema yang sangat relevan dengan tantangan generasi muda saat ini, yaitu “Love Goals vs Faith Goals: Mencari ‘Khairu Matan’ di Dunia yang Penuh Filter dan Fakta Palsu.” Kegiatan ini menghadirkan pemateri utama yang kompeten di bidangnya, yakni Lora Ismail Al Khalilie yang berasal dari Bangkalan, Madura. Beliau dikenal sebagai tokoh muda yang kritis dalam menyikapi arus informasi dan distorsi makna dalam kehidupan modern. Dalam paparannya, Lora Ismail menekankan pentingnya membedakan antara tujuan hidup yang didasari oleh dorongan emosional semu (love goals) dengan komitmen berbasis keimanan (faith goals). Konsep ‘Khairu Matan’ yang berarti teks atau rujukan terbaik dan disoroti sebagai filter utama di tengah banjir konten digital, media sosial, serta penyebaran informasi yang sering kali tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya (fakta palsu).
Delegasi HMPS Ilmu Hadis UIN Salatiga yang hadir dalam seminar tersebut menyatakan bahwa materi yang disampaikan memberikan perspektif baru, khususnya bagaimana ilmu hadis sebagai disiplin ilmu yang mengedepankan kritik sanad dan matan dapat diaplikasikan dalam menyaring informasi kontemporer. “Keilmuan hadis tidak hanya berbicara tentang teks-teks klasik, tetapi juga memberikan metodologi kritis untuk memverifikasi setiap klaim kebenaran di era digital,” ujar salah satu perwakilan delegasi.
Selanjutnya, pada tanggal 25 malam 26 April 2026, delegasi HMPS Ilmu Hadis UIN Salatiga juga turut serta dalam rangkaian Musyawarah Pusat yang diselenggarakan oleh FKMTH DIY-JATENG. Musyawarah ini bertujuan untuk membahas program kerja strategis, penguatan jaringan kelembagaan, serta penyusunan rekomendasi terkait pengembangan kajian tafsir dan hadis di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri dan swasta. Agenda yang berlangsung intensif tersebut juga menjadi ajang diskusi dan koordinasi antarprogram studi se-Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka meningkatkan kualitas akademik dan pengabdian mahasiswa.
Partisipasi aktif HMPS Ilmu Hadis UIN Salatiga dalam kedua agenda bergengsi ini merupakan bagian dari komitmen program studi untuk terus memfasilitasi mahasiswa dalam pengembangan wawasan keilmuan, penguatan kapasitas organisasi, serta pembentukan karakter kritis dan religius. Diharapkan, melalui keikutsertaan dalam seminar dan musyawarah pusat ini, HMPS Ilmu Hadis dapat mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh untuk memajukan Prodi Ilmu Hadis UIN Salatiga, baik di tingkat regional maupun nasional.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta seminar dan peserta musyawarah, serta penyusunan rencana tindak lanjut yang akan dibawa oleh delegasi ke tingkat himpunan di kampus. HMPS Ilmu Hadis UIN Salatiga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran partisipasi delegasi, serta berkomitmen untuk terus melaporkan perkembangan hasil dari kegiatan-kegiatan strategis tersebut kepada sivitas akademika prodi.


