
SALATIGA – Program Studi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora (FUADAH) UIN Salatiga berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Surveillance Audit Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan (SMOP) ISO 21001:2018 yang diselenggarakan pada 1–2 Juli 2026 di lingkungan FUADAH UIN Salatiga. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Program Studi Ilmu Hadis dalam menjaga konsistensi penerapan sistem manajemen mutu serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan yang berorientasi pada kepuasan pemangku kepentingan.
Surveillance audit dipimpin oleh Ir. Sholichin Agung Darmawan, MBA, RPA, auditor utama dan instruktur profesional di bidang implementasi ISO 21001:2018 untuk organisasi pendidikan. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan FUADAH UIN Salatiga yang menegaskan bahwa audit surveillance merupakan instrumen penting dalam memastikan budaya peningkatan mutu (continuous improvement) terus berjalan di seluruh unit kerja, termasuk program studi.
Dalam proses audit, Program Studi Ilmu Hadis memaparkan berbagai bukti implementasi Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan yang telah diterapkan secara berkelanjutan. Paparan tersebut meliputi tata kelola administrasi akademik, pengembangan kurikulum berbasis luaran (Outcome-Based Education), pelaksanaan proses pembelajaran, layanan kemahasiswaan, pengelolaan dokumen mutu, hingga mekanisme evaluasi dan tindak lanjut terhadap berbagai program peningkatan kualitas.
Tim auditor juga melakukan penelaahan terhadap dokumen pendukung, prosedur operasional, serta sesi wawancara dengan pengelola Program Studi Ilmu Hadis. Audit difokuskan pada sejumlah aspek penting, di antaranya efektivitas manajemen risiko, pengukuran kepuasan mahasiswa dan pengguna lulusan, pengendalian dokumen, efektivitas proses pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (student-centered learning), serta implementasi perbaikan berkelanjutan dalam penyelenggaraan pendidikan.
Dalam arahannya, Ir. Sholichin Agung Darmawan menekankan bahwa implementasi ISO 21001:2018 tidak hanya bertujuan memenuhi standar internasional, tetapi juga memastikan setiap proses pendidikan mampu menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan memiliki karakter yang kuat. Oleh karena itu, setiap program studi diharapkan terus mengembangkan budaya mutu yang menjadi bagian dari tata kelola organisasi pendidikan.
Keikutsertaan Program Studi Ilmu Hadis dalam surveillance audit ini menunjukkan komitmen yang kuat untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi. Melalui penerapan sistem manajemen mutu yang konsisten, Program Studi Ilmu Hadis berupaya menghadirkan layanan akademik yang profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendukung visi FUADAH UIN Salatiga dalam menghasilkan lulusan yang unggul dalam bidang ilmu hadis, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.
Surveillance Audit ISO 21001:2018 diharapkan menjadi momentum bagi Program Studi Ilmu Hadis untuk terus memperkuat budaya mutu, meningkatkan efektivitas tata kelola, serta mengembangkan inovasi dalam pembelajaran dan pelayanan akademik. Dengan demikian, Program Studi Ilmu Hadis semakin siap menghadapi tantangan pendidikan tinggi di tingkat nasional maupun internasional tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman sebagai fondasi utama dalam penyelenggaraan pendidikan.


