SALATIGA– Menyongsong perkuliahan Semester Genap tahun akademik 2025/2026, jajaran dosen Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora (FUADAH) yang diselenggarakan secara daring pada Kamis (19/2/2026).

Rapat dibuka langsung oleh Dekan FUADAH, Prof. Dr. Supardi, M.A., dengan dipandu oleh Kepala Gugus Jaminan Mutu Fakultas (GJMF), Dr. Sutrisna, M.Pd. Adapun jalannya diskusi inti dipimpin oleh Wakil Dekan 1 Bidang Akademik, Prof. Dr. Benny Ridwan, M.Hum. Fokus utama dalam pertemuan ini adalah penguatan implementasi kurikulum berbasis luaran (Outcome-Based Education/OBE).

Seluruh dosen diwajibkan menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang tidak hanya memuat materi teori, tetapi juga menitikberatkan pada produk luaran (outcome) nyata dari setiap mata kuliah yang diajarkan.

Harapan Kaprodi BSA kepada Para Dosen

Menanggapi hasil rapat koordinasi tersebut, Ketua Program Studi (Kaprodi) BSA, Dr. Sri Guno Najib Chaqoqo, menyampaikan beberapa poin penting dan harapan besar kepada seluruh dosen di lingkungan BSA.

Akselerasi Penyusunan RPS Berbasis Luaran

Dosen diharapkan segera merampungkan penyusunan RPS yang adaptif terhadap kurikulum berbasis outcome. Produk luaran mahasiswa diharapkan dapat menjadi bukti nyata kompetensi lulusan BSA yang berdaya saing.

Peningkatan Kualitas Pembelajaran

Kaprodi mendorong para dosen untuk menciptakan suasana kelas yang inovatif. Fokus pada hasil akhir (produk) menuntut kreativitas dosen dalam merancang penugasan yang aplikatif.

Pengawasan Fasilitas Pembelajaran

Salah satu poin krusial yang mengemuka dalam rapat adalah kesiapan sarana prasarana. Kaprodi berharap para dosen turut aktif melaporkan kondisi fasilitas di kelas—seperti koneksi Wi-Fi, pencahayaan (lampu), hingga perangkat multimedia—demi menjamin kelancaran proses transfer ilmu. “Kualitas perkuliahan tidak hanya ditentukan oleh kedalaman materi, tetapi juga oleh kejelasan output yang dihasilkan mahasiswa serta kenyamanan lingkungan belajar di kelas,” tegas Kaprodi BSA.

Dengan koordinasi yang solid ini, Prodi BSA optimis dapat menjalani semester genap dengan performa akademik yang lebih unggul dan terukur.(*)