SALATIGA – Menjelang pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL), jajaran pimpinan program studi (Kaprodi) di lingkungan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (Fuadah) menggelar rapat koordinasi intensif pada Rabu sore, 11 Maret 2026. Pertemuan yang berlangsung di Kafe Ben Kemebul, Salatiga ini bertujuan untuk mematangkan teknis pemberangkatan dan pelaksanaan kegiatan lapangan mahasiswa.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh seluruh Ketua Program Studi di lingkungan Fuadah, termasuk Kaprodi BSA beserta jajaran staf terkait. Pertemuan dipimpin langsung oleh Kepala Laboratorium Fuadah, Dr. M. Nuryansah. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antarprodi agar KKL tahun ini berjalan lebih terstruktur dan memberikan dampak akademis yang signifikan bagi mahasiswa.

Poin Utama KoordinasiBeberapa agenda krusial yang dibahas dalam pertemuan tersebut meliputi:

Finalisasi Rute dan Lokasi: Penyesuaian tempat kunjungan industri dan lembaga mitra di lokasi KKL.

Teknis Keberangkatan: Sinkronisasi jadwal keberangkatan serta kesiapan armada transportasi.

Pendampingan Mahasiswa: Penguatan peran dosen pembimbing lapangan (DPL) dalam memantau output laporan mahasiswa selama di lapangan.

“Koordinasi ini adalah kunci agar tidak ada kendala teknis di lapangan. Kita ingin memastikan mahasiswa mendapatkan pengalaman riset dan praktikum yang maksimal,” ujar Dr. M. Nuryansah di sela-sela diskusi.

Hangat dengan Buka Bersama

Suasana rapat yang serius tapi santai tersebut diakhiri dengan momen kebersamaan yang hangat. Mengingat kegiatan bertepatan dengan bulan Ramadan, agenda ditutup dengan Buka Puasa Bersama.

Momen ini menjadi ajang silaturahmi bagi para pengelola fakultas untuk mempererat solidaritas di luar rutinitas kantor. Hidangan khas Ben Kemebul dan udara sejuk Salatiga menjadi penutup manis koordinasi sore ini, sekaligus menandai kesiapan Fuadah dalam menyukseskan agenda KKL 2026.