SALATIGA — Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora (FUADAH) Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga menggelar forum dialog terbuka bersama Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) pada Senin (14/9/2026) pagi. Pertemuan yang bertempat di Ruang Serbaguna FUADAH ini dihadiri oleh jajaran pengurus Senat Mahasiswa (SEMA), Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), serta Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) dari seluruh prodi di lingkungan FUADAH, meliputi Sejarah Peradaban Islam (SPI), Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Ilmu Hadis (IH), Bahasa dan Sastra Arab (BSA), serta Aqidah dan Filsafat Islam (AFI).

Pertemuan tersebut difokuskan untuk menyerap aspirasi mahasiswa secara langsung terkait pelaksanaan kegiatan akademik maupun kemahasiswaan. Beberapa poin penting yang disampaikan oleh perwakilan mahasiswa dalam audiensi tersebut antara lain:
Pengelolaan Sampah
Pengurus Ormawa menyoroti masalah penumpukan sampah di area belakang Gedung D yang dinilai cukup mengganggu kenyamanan dan kebersihan lingkungan kampus dalam beberapa waktu terakhir.
Informasi Akademik Mendadak
Mahasiswa mengeluhkan alur pengumuman kegiatan akademik yang sering kali berjarak sangat dekat dengan hari pelaksanaan, terutama terkait jadwal ujian seminar proposal (sempro), ujian komprehensif (kompre), dan skripsi.
Pengadaan Kantin Fakultas
Munculnya tuntutan mendesak dari mahasiswa terkait pengadaan fasilitas kantin yang memadai di area fakultas guna menunjang kebutuhan harian kegiatan kampus.
Agenda Kolaborasi Ormawa
Penyampaian rencana pelaksanaan seminar gabungan yang akan diinisiasi oleh HMPS lintas prodi (minus HMPS IAT) dalam waktu dekat.
Menanggapi berbagai masukan dan tuntutan tersebut, Dekan FUADAH, Supardi, menyambut baik kepedulian serta keaktifan para pengurus Ormawa.
Redaksi mencatat juga perlunya fasilitas-fasilitas yang memadai bagi mahasiswa yang ingin segera selesai masa studinya. Misalnya tempat-tempat yang nyaman untuk belajar dan mengerjakan tugas: meja untuk laptop, kursi yang nyaman, Wifi yang memadai, dan charger laptop yg banyak di ruang publik.
Pihak dekanat menegaskan komitmennya untuk segera menindaklanjuti penanganan sampah di Gedung D serta melakukan evaluasi pada alur penyampaian informasi akademik agar lebih terencana dan tepat waktu. Terkait pengadaan fasilitas seperti kantin, dekanat berjanji akan mengoordinasikan serta memperjuangkannya ke tingkat fakultas dan universitas demi terciptanya kenyamanan serta iklim akademik yang kondusif.
