Yogyakarta — Forum Komunikasi Mahasiswa Tafsir Hadis (FKMTH) Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah menggelar kegiatan Halal Bihalal pada Selasa, 8 April 2026, bersama Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Hadis dan HMPS Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT). Acara yang diselenggarakan dalam nuansa penuh kehangatan ini menjadi momen bersejarah untuk mempererat tali persaudaraan antarmahasiswa yang bergiat dalam kajian Al-Qur’an dan hadis di wilayah DIY dan Jawa Tengah.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sambutan hangat dari perwakilan masing-masing organisasi. Ketua FKMTH DIY Jateng dalam sambutannya menegaskan bahwa silaturahmi bukan sekadar tradisi, melainkan pondasi utama dalam membangun kolaborasi akademis dan dakwah yang lebih bermakna.
“Halal bihalal ini bukan hanya tentang saling memaafkan, tetapi tentang memperbarui komitmen kita untuk terus belajar dan berjuang bersama dalam dunia ilmu tafsir dan hadis.”
— Ketua FKMTH DIY Jateng
Rangkaian acara mencakup sesi tausiyah dari tokoh akademisi bidang hadis, yang menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga integritas keilmuan di tengah derasnya arus informasi digital. Beliau mendorong para mahasiswa untuk menjadi benteng intelektual yang mampu memilah dan menyampaikan hadis secara sahih kepada masyarakat luas.
Sesi ramah tamah menjadi bagian paling dinantikan, di mana para peserta dari berbagai kampus saling berbagi cerita, pengalaman akademis, dan rencana kolaborasi ke depan. HMPS Ilmu Hadis dan HMPS IAT turut menyampaikan aspirasi mereka untuk memperkuat program pertukaran kajian antarkampus dalam lingkup FKMTH.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto yang meriah, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Dengan terselenggaranya Halal Bihalal ini, FKMTH DIY Jateng berharap semangat ukhuwah yang terbangun dapat terus dijaga dan ditindaklanjuti melalui berbagai program nyata sepanjang tahun 2026.


