SALATIGA – Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (Prodi BSA) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora (FUADAH) UIN Salatiga menunjukkan komitmennya dalam penguatan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Hal ini diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam Rapat Perencanaan Anggaran Fakultas untuk Tahun Anggaran 2027 yang diselenggarakan pada Rabu (23/9/2026).
Rapat strategis tingkat fakultas ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan FUADAH, meliputi Dekan, Wakil Dekan 1, Wakil Dekan 2, serta Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU). Selain itu, forum ini diikuti oleh seluruh Ketua Program Studi (Kaprodi) dan Sekretaris Program Studi (Sekprodi) di lingkungan FUADAH UIN Salatiga.

Hadir sebagai pemateri utama dalam kegiatan ini adalah Yusuf Ismail dari Unit Perencanaan Keuangan UIN Salatiga. Dalam pemaparannya, Yusuf Ismail membedah secara rinci pedoman penyusunan Terms of Reference (TOR) yang kini telah mengadopsi Aplikasi TOR Terbaru.
Penggunaan aplikasi sistem perencanaan anyar ini ditujukan untuk memodernisasi tata kelola penganggaran, meningkatkan presisi penyusunan kerangka acuan kerja, serta meminimalisasi kendala administratif saat proses verifikasi anggaran.

Dalam sesi diskusi, perwakilan Prodi BSA terlibat aktif menelaah alur input data, mekanisme penyusunan rancangan anggaran biaya (RAB), hingga penyesuaian indikator kinerja kegiatan prodi agar selaras dengan format sistem digital yang baru. Langkah ini krusial untuk memastikan seluruh program kerja akademik, pengembangan dosen, maupun kegiatan kemahasiswaan Prodi BSA pada tahun 2027 dapat terakomodasi secara optimal.
Melalui penerapan Aplikasi TOR terbaru ini, Prodi BSA FUADAH UIN Salatiga optimistis mampu menyusun perencanaan program dan anggaran Tahun 2027 secara presisi, efektif, serta berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan dan pencapaian indikator kinerja utama lembaga.
