SALATIGA – Libur perkuliahan atau Semester Antara tidak menyurutkan semangat mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga untuk mengabdi. Tiga mahasiswa, yakni Sholihatul Muna Ervina Septi, Alfri Mauzizah, dan Aisyah Rahmaton, terjun langsung membenahi manajemen koleksi di Taman Baca Masyarakat (TBM) Edufitrah, Dukuh Krompaan, Pulutan, Salatiga.

Kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang berlangsung mulai 29 Desember 2025 hingga 20 Februari 2026 ini memiliki fokus utama pada aspek pengolahan bahan pustaka. Salah satu agenda krusial yang mereka kerjakan adalah pelabelan buku (labeling), sebuah proses teknis yang sering kali terabaikan di perpustakaan berbasis komunitas namun sangat vital bagi keteraturan informasi.

“Kami fokus pada Unit Pengolahan Koleksi atau layanan teknis. Tantangannya adalah bagaimana membuat ratusan judul buku yang ada di sini memiliki ‘alamat’ yang jelas melalui nomor panggil (call number),” ujar Sholihatul Muna di sela-sela kegiatannya.
Proses pelabelan ini bukan sekadar menempelkan stiker. Ketiga mahasiswa ini menerapkan ilmu klasifikasi sederhana yang mudah dipahami oleh warga, namun tetap sistematis. Tujuannya agar proses temu kembali informasi (information retrieval) menjadi lebih efisien. Ketika buku tertata rapi di rak (shelving) sesuai labelnya, pemustaka dari kalangan anak-anak hingga dewasa di lingkungan Kelurahan Pulutan dapat menemukan buku yang mereka cari tanpa kebingungan.

TBM Edufitrah sendiri merupakan pusat literasi yang relatif baru, diresmikan secara legal pada Oktober 2024, sehingga penataan sistematis dari awal sangat diperlukan. Kehadiran mahasiswa PKL ini membawa standar kerja profesional dalam mengelola aset pengetahuan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan koleksi TBM Edufitrah tidak hanya bertambah secara kuantitas, tetapi juga terkelola dengan kualitas manajemen perpustakaan yang baik, sehingga visi untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas dan berwawasan tinggi dapat tercapai.