PURWOREJO – Masa libur perkuliahan atau Semester Antara menjadi momen krusial bagi Zanuba Atika Al-Adawiyah, mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga. Alih-alih beristirahat, Zanuba memilih untuk mengasah kompetensi profesionalnya melalui kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Semester Antara di Perpustakaan Umum Kabupaten Purworejo, yang bernaung di bawah Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Purworejo.

Kegiatan yang berlangsung di awal tahun ini difokuskan pada pembenahan administrasi dan pengolahan fisik koleksi. Salah satu agenda utama yang dikerjakan Zanuba adalah melakukan rekapitulasi data anggota, khususnya dari segmen mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP). Langkah ini merupakan bagian vital dari manajemen pangkalan data (database management) perpustakaan untuk memastikan validitas data pemustaka.

“Pemutakhiran data anggota ini penting untuk memetakan perilaku informasi pengguna (user behavior). Dengan data yang rapi, perpustakaan bisa melihat seberapa aktif mahasiswa UMP memanfaatkan layanan yang ada,” ujar Zanuba di sela-sela aktivitasnya di unit layanan keanggotaan.

Selain berkutat dengan data digital, kesibukan juga terlihat di ruang pengolahan bahan pustaka. Zanuba terlibat aktif dalam proses inventarisasi buku hibah (gift and exchange). Kegiatannya meliputi pengecekan fisik hingga pengecapan stempel kepemilikan (stamping) pada buku-buku sumbangan tersebut. Proses physical processing ini adalah tahap awal yang wajib dilakukan sebelum koleksi siap dilayankan (shelving) di rak terbuka.

Bagi Zanuba, pengalaman menangani buku hibah ini memberikan pemahaman nyata tentang pengembangan koleksi (collection development) yang tidak melulu bersumber dari pembelian, tetapi juga dari partisipasi masyarakat.

Pihak Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Purworejo menyambut baik kehadiran mahasiswa PKL ini. Sinergi antara mahasiswa dan staf perpustakaan dinilai sangat membantu percepatan tugas-tugas teknis yang menuntut ketelitian tinggi, sekaligus menjadi sarana transfer ilmu mengenai tren perpustakaan masa kini.