Ketika Sang Ahli Falak Pulang ke Rumahnya: Manuskrip K.H. Zubair Umar Jailani dan Ikhtiar Merawat Ingatan Peradaban
Ada kalanya sejarah tidak kembali melalui monumen, bukan pula melalui pidato-pidato panjang atau perayaan yang gemerlap. Ia pulang dengan cara yang lebih sunyi—melalui lembaran-lembaran kertas yang mulai menguning, tinta yang mulai memudar, dan tulisan tangan yang tetap setia menyimpan jejak zaman. Begitulah suasana yang menyelimuti Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora UIN Salatiga pada Selasa, 14 […]




